Search

Umat Hindu Di Bali Kembali Gelar Ritual Banyu Pinaruh

Umat Hindu Di Bali Kembali Gelar Ritual Banyu Pinaruh

Pulau Bali bukan hanya memiliki keindahan alam saja yang menakjubkan, tetapi juga kaya akan budaya dan kearifan masyarakat lokalnya. Salah satu tradisi yang masih terpelihara hingga sekarang yaitu Ritual Banyu Pinaruh, ritual ini berlangsung pada tanggal 18 Maret 2018. Banyu Pinaruh merupakan ritual pembersihan diri yang dilakukan oleh pengikut Hindu yang berlangsung satu hari setelah perayaan hari Saraswati. Umat Hindu di Bali menggelar ritual pembersihan diri Banyu Pinaruh di sejumlah pantai dan sumber air usai perayaan Saraswati, hari turunnya pengetahuan, hari Minggu.

Umat Hindu akan memadati Pantai Sanur pada pagi hari sejak pukul 05.30 WITA, menjelang matahari terbit sebagai lambang untuk menyongsong energi dan semangat baru. Seperti ritual lain, akan ada nyanyian sekaligus persembahan bunga dan hadiah lainnya kepada para dewa.

Dalam rangkaian ritual Banyu Pinaruh, ada acara minum racem. Racem merupakan minuman tradisional Bali yang disukai oleh wisatawan mancanegara. Umat Hindu yang merayakan Banyu Pinaruh ini kemudian akan menyeberang ke dalam air untuk mencuci diri yang diikuti dengan acara ‘kum-kuman’. Artinya, mencuci dengan air suci yang telah dibuat harum dengan berbagai bunga dan telah diberkati oleh Pedanda.

Inti dari ritual ini adalah pembersihan diri melalui sumber air. Namun sebelum memulai acara pembersihan diri dengan mandi keramas di pantai, mereka harus sembahyang terlebih dahulu. Banyu Pinaruh artinya air pengetahuan. Bukan hanya datang berkeramas, mandi ke pantai dan sumber air tetapi juga membersihkan kekotoran dan kegelapan dalam hati dan pikiran.

Umat Hindu khususnya para pelajar dari semua jenjang pendidikan di Bali dengan mengenakan busana adat khas Bali berwarna putih mengikuti sembahyangan secara khidmat di pura pada sekolah masing-masing. Pada hari Saraswati mereka tidak mengikuti proses belajar seperti hari biasa. Kecuali hanya mengikuti persembahyangan.

Bukan hanya penduduk setempat yang bisa merayakan ritual Banyu Pinaruh, tapi setiap orang termasuk para wisatawan dipersilahkan untuk bergabung dan ikut merayakannya. Ikut berbaur dengan umat Hindu setempat untuk ikut merasakan kearifan budaya masyarakat lokal.

Ini merupakan kesempatan bagi anda untuk benar-benar merasakan budaya rakyat Bali. Pastikan untuk bangun lebih awal sebelum fajar dan bergabung dalam tradisi unik ini yang diadakan di sepanjang pantai di Bali, antara lain: Kuta, Sanur, Nusa Dua, Melasti, Pantai Pandawa dan banyak lagi pantai lainnya.