Search

Trik Mengatasi Penolakan Dari Konsumen

Trik Mengatasi Penolakan Dari Konsumen

Jika anda seorang pelaku bisnis yang menjalankan usahanya sendiri tanpa karyawan, sudah pasti pernah mengalami penolakan dari konsumen. Penawaran yang sudah anda lakukan pada konsumen tidak disambut dengan baik. Sebaik apa pun penawaran anda dan sebaik apa pun produk atau jasa yang anda tawarkan akan kandas karena konsumen belum siap untuk membeli. Menghadapi calon pembeli yang cenderung menolak untuk membeli produk yang anda tawarkan memang sulit.

Ketakutan pada penolakan merupakan hal yang biasa bagi pelaku usaha, terutama bagi anda yang baru saja memulai sebuah usaha. Pada saat anda mendapatkan sebuah penolakan, jangan terburu-buru merasa down.

Berikut adalah beberapa trik untuk mengatasi penolakan dari konsumen dalam bisnis yang anda jalankan:

  1. Tanyakan Alasannya

Penolakan merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari ketika anda melakukan penjualan. Anggap jika konsumen tersebut bukan rezeki anda, namun anda bisa menggunakannya untuk memperbaiki cara penjualan anda. Sebaiknya tanyakan alasan penolakannya, apakah alasan tersebut datang dari diri konsumen anda sendiri atau atau produk maupun jasa yang anda jual, ataukah pribadi anda sebagai pelaku usaha dalam menawarkan produk pada konsumen. Kemudian jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih setelah anda bertanya pada konsumen.

  1. Menghubungi Kembali

Setelah anda mendapatkan feedback dari para konsumen, anda dapat mengkategorikan lagi alasan tersebut. Jika alasan tersebut diluar karena alasan pribadinya, anda bisa mencoba menghubunginya kembali setelah beberapa waktu berlalu untuk melakukan penawaran terbaru yang sekiranya cocok dengan alasan penolakan sebelumnya. Jika produk atau jasa yang anda tawarkan sesuai dengan yang dibutuhkan, maka mereka tak akan ragu untuk mendengarkannya.

  1. Mendengarkan Penawaran Dari Perusahaan Lain

Di saat anda menerima penawaran sebuah produk atau jasa dari perusahaan lain, jangan buru-buru menghentikan pembicaraan atau menutup telepon, anda dapat belajar dari mereka mengenai cara menawarkan produk. Coba untuk mendengarkan dan memperhatikan cara mereka berbicara dalam menyampaikan produk yang dijual dan cara mereka meyakinkan anda untuk membeli produk tersebut. Anda dapat belajar pemasaran dari mereka.

  1. Jangan Memaksa Ucapkan Terima Kasih

Hindari untuk terus menerus memaksa mereka mendengarkan anda, karena bisa-bisa komunikasi tersebut akan terputus dengan cara menutup telepon yang kurang sopan dan dapat mempengaruhi nama baik dari bisnis anda. Jika memang konsumen tersebut tidak tertarik, segera akhiri pembicaran dan ucapkan terima kasih di setiap pembicaraan yang anda lakukan.