Search

Tips-Tips Untuk Mempersiapkan Dana Darurat Dalam Bisnis

Tips-Tips Untuk Mempersiapkan Dana Darurat Dalam Bisnis

Kondisi keuangan berputar ibarat sebuah roda, kadang memiliki uang yang banyak, kadang juga memiliki uang yang cukup sedikit. Mengelola keuangan yang tepat selalu menjadi prioritas utama bagi para pelaku usaha. Secara khusus, hal ini kerap diatur dalam sebuah perencanaan yang rumit. Namun ketika akan mengatur keuangan usaha, seringkali merasa sulit untuk melakukannya. Bahkan tak jarang beberapa pelaku usaha tidak tahu bagaimana cara memulai hal tersebut.

Karena itu diperlukan manajemen keuangan yang baik agar tidak mengalami kondisi kekurangan keuangan dalam mengelola bisnis. Salah satu manajemen keuangan yang baik yaitu dengan memikirkan kebutuhan untuk masa depan bisnis yang anda jalankan selain biaya operasional bisnis yang harus anda keluarkan setiap bulannya. Menyisihkan uang atau tabungan untuk dana darurat.

Dana darurat ini diperlukan jika terjadi sesuatu pada bisnis anda, seperti mengalami kerugian pada bisnis atau jika terjadi bencana alam yang membuat tempat usaha anda membutuhkan perbaikan.

Ada beberapa tips yang dapat anda terapkan untuk mempersiapkan dana darurat dalam bisnis:

  1. Pahami Kondisi Terkini Keuangan Bisnis Anda

Ketahui terlebih dahulu dana keluar masuk dari bisnis yang anda kelola. Sehingga nantinya anda akan tahu berapa jumlah uang yang bisa anda sisihkan untuk biaya operasional bisnis, investasi, pengembangan bisnis hingga dana darurat. Untuk memudahkannya, cobalah dengan mencatat atau membuat pembukuan uang keluar masuk dari bisnis yang anda jalankan tersebut. Hal ini berguna untuk memantau pengeluaran yang sebenarnya tidak penting dan bisa dikurangi. Serta uang tersebut bisa dimasukkan untuk dana darurat.

  1. Tentukan Jumlah Dana Darurat Yang Akan Anda Siapkan

Anda harus menentukan berapa target dana darurat untuk bisnis yang anda kelola, untuk lebih mudahnya anda dapat melakukan prediksi perhitungan untuk hal-hal yang mungkin saja terjadi nantinya. Contoh: biaya perbaikan komputer atau laptop jika terjadi kerusakan sebesar Rp. 2.500.000. Belum lagi jika kios usaha anda mengalami banjir, sehingga anda mengalami kerugian sebesar Rp. 7.000.000. Dari kasus tersebut artinya anda harus mempersiapkan dana darurat sebesar Rp. 9. 500.000 dan jumlah tersebut harus ada di rekening dana darurat anda.

  1. Membuka Rekening Khusus Untuk Dana Darurat

Agar keuangan dana darurat anda tidak campur aduk dengan keuangan lainnya, siapkanlah rekening khusus untuk dana darurat yang nantinya akan anda kumpulkan. Pertimbangkan juga untuk membuka rekening di instansi bank tang tidak membutuhkan saldo awal yang besar dengan biaya administrasi bulanan yang besar.

  1. Mulai Secara Perlahan

Jangan menyisihkan uang secara besar-besaran untuk dana darurat. Namun mulailah secara perlahan tapi rutin. Lakukan hal ini seperti anda mencicil hutang, secara perlahan asalkan terkumpul dan membuat anda termotivasi untuk melunasi hutang tersebut.

  1. Tekan Pengeluaran

Mulailah dengan menekan biaya pengeluaran, kurangi pengeluaran untuk sesuatu yang sebenarnya tidak begitu penting atau tidak mendesak. Semakin anda menekan pengeluaran, semakin banyak uang yang tersisa dan bisa anda alokasikan untuk dana darurat.

Ketika anda mengumpulkan dana darurat, bukan berarti anda harus menunda atau bahkan mengurangi frekuensi anda untuk dana operasional bisnis. Untuk itu diperlukan peran yang bijak dalam mengelola keuangan.