Search

Tips Dalam Mengelola Modal Usaha Secara Efektif Dan Efisien

Tips Dalam Mengelola Modal Usaha Secara Efektif Dan Efisien
Sebagai pelaku bisnis, penting sekali bagi anda untuk mengelola modal secara efisien dan efektif. Efektif berarti tepat sasaran, dan efisien mendayagunakan sesuatu dengan minimal namun hasilnya optimal. Modal itu sendiri merupakan sesuatu hal yang mutlak dibutuhkan dalam mendirikan dan menjalankan sebuah usaha. Modal usaha anda tersebut harus direncanakan dengan baik agar nantinya tidak ada kendala. Tidak ada cara yang pasti dalam mengelola modal usaha, karena meski mempunyai bisnis yang sama namun tetap berbeda dalam mengalokasikan modalnya. Lalu bagaimana cara mengelola modal usaha dengan efektif dan efisien? Berikut adalah tips yang bisa anda terapkan dalam mengelola modal usaha secara efektif dan efisien:
  1. Fokus Usaha Pada Satu Bidang
Fokuskan pada bidang usaha yang anda tekuni, jangan terlalu cepat merambah pada bidang usaha yang lain jika target bisnis yang anda jalankan belum tercapai. Dengan tetap fokus pada satu bidang usaha saja maka target dapat tercapai dan bisnis anda dapat berkembang sesuai dengan rencana awal.
  1. Membuat Daftar Rincian Yang Diperlukan
Dengan fokus terhadap bidang usaha yang anda jalankan, itu akan memudahkan anda membuat daftar kebutuhan baik peralatan maupun perlengkapan bisnis anda. Seperti komputer, printer, tenaga kerja, dan jaringan internet.
  1. Membuat Perhitungan Break Event Point (BEP)
Dengan mengetahui berapa target pasar yang diperlukan, agar setidaknya bisnis anda dapat tetap beroperasi (tidak rugi atau tidak untung) dan membuat perencanaan break event. Dengan begitu ada anda dapat mencapai target dan membuat modal yang sudah dikeluarkan tidak sia-sia.
  1. Membuat Kas Kecil
Kas kecil diperuntukan sebagai biaya operasional usaha, dan dana darurat diperuntukan untuk hal-hal yang bersifat darurat. Dana tersebut dapat digunakan apabila tidak mencapai target untuk menutupi kekurangan, dengan begitu uang pribadi anda sebagai pelaku bisnis tidak terpakai untuk bisnis. Jika anda memiliki bisnis dan mempunyai karyawan, jangan anggap mereka sebagai alat untuk mencapai target. Tapi perlakukan karyawan anda sebagai aset usaha, dan apabila target penjualan dapat tercapai, berikan reward. Dengan reward tersebut dapat anda gunakan sebagai alat untuk memotivasi karyawan anda untuk bekerja lebih giat lagi. Reward tersebut dapat anda alokasikan dari modal usaha yang anda miliki. Ketika anda merasa bahwa alokasi modal usaha masih kurang, jangan ragu untuk mencari investor. Melalui bank atau program keuangan lainnya demi keberlangsungan bisnis.