Search

Tahapan Penyusunan Anggaran Perusahaan Dalam Menjalankan Sebuah Bisnis

Tahapan Penyusunan Anggaran Perusahaan Dalam Menjalankan Sebuah Bisnis

Anggaran perusahaan atau budgeting adalah bagian integral dalam menjalankan sebuah bisnis dengan tujuan agar bisnis dapat berjalan lancar dan berkembang dengan baik sesuai dengan rencana bisnis yang sudah diterapkan pada awal memulai usaha. Anggaran tersebut disusun secara sistematis yang meliputi seluruh kegiatan perusahaan yang dinyatakan dalam satuan keuangan dan berlaku untuk jangka waktu tertentu.

Hampir setiap orang menggunakan anggaran dalam berbagai bentuk, mulai dari anggaran rumah tangga sampai anggaran berjumlah miliaran rupiah yang digunakan dalam sebuah bisnis. Umumnya sebuah perusahaan atau memulainya dengan anggaran statis, yaitu anggaran dengan angka berdasarkan pengeluaran dan pemasukan yang direncanakan di masing-masing divisi dalam sebuah bisnis. Ini merupakan bagian pertama dalam pembuatan anggaran, di mana sebagai pelaku usaha anda menentukan jumlah dana yang dimiliki oleh perusahaan dan berapa banyak yang akan digunakan.

Dalam menentukan anggaran belanja perusahaan yang telah dibicarakan dan dipersiapkan sebelumnya oleh berbagai pihak dalam sebuah bisnis dari perusahaan itu sendiri mempunyai tiga tahapan dalam penentuan anggaran, antara lain:

  1. Masing-masing karyawan dari tiap divisi membicarakan dan merundingkan hasil dari persiapan yang telah dilakukan agar anggaran belanja yang disusun nantinya mampu memenuhi kebutuhan dari masing-masing divisi.
  2. Koordinasi dan menelaah masing-masing komponen dari anggaran belanja yang telah disusun.
  3. Pengesahan dan pendistribusian anggaran yang merata ke seluruh divisi perusahaan. Dalam tahap ini direksi dan pihak manajemen perusahaan akan melakukan pengesahan setelah melakukan uji kelayakan dan pengkajian dari tiap anggaran belanja yang disampaikan oleh masing-masing divisi.

Setelah semuanya tersusun rapi dan terencana dengan baik, hal yang dilakukan selanjutnya adalah pelaksanaan anggaran belanja perusahaan. Masing-masing divisi dari perusahaan yang anda jalankan mulai melaksanakan anggaran belanja sebagaimana telah disepakati dalam anggaran belanja perusahaan. Dalam hal ini masing-masing manajer dari divisi tersebut mengawasi anggaran belanja yang kemudian melaporkannya pada pihak direksi. Apakah pelaksanaan anggaran belanja tersebut sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati sebelumnya atau tidak.

Dan pada akhir periode, merupakan saatnya untuk meninjau apakah sudah sesuai dengan perencanaan yang telah disusun sebelumnya atau melewati batas pengeluaran yang sudah ditentukan. Yang kemudian dibandingkan dengan anggaran perusahaan antara pemasukan dan pengeluaran pada periode tertentu.