Search

Strategi Pemasaran Bisnis Travel Agen Pada Masa Low Season

Strategi Pemasaran Bisnis Travel Agen Pada Masa Low Season
Bagi pelaku industri travel agen, peak season seperti libur sekolah, libur lebaran, long weekend merupakan masa-masa omset meningkat tajam. Tiket pesawat, tiket kereta api dan hotel dapat dipastikan sudah penuh booking jauh-jauh hari sebelumnya. Namun bagaimana jika peak season berlalu dan berganti dengan low season? Mendadak jumlah pembelian menurun, pendapatan merosot dan harga pun kembali normal. Bagi pelaku bisnis travel agen, hal ini sering terjadi setiap tahunnya. Dan jika tidak memiliki strategi dalam menghadapi low season, maka bisnis travel agen bisa merugi bahkan berhenti beroperasi. Baik peak season maupun low season keduanya membutuhkan strategi yang berbeda dalam menanganinya. Jenis bisnis travel agen mengharuskan anda sebagai pelaku bisnis untuk memiliki strategi dan struktur bisnis yang baik. Ketika memasuki masa low season, angka penjualan akan kembali menurun. Untuk itu diperlukan strategi pemasaran agar konsumen tertarik untuk membeli produk layanan jasa travel agen anda meskipun pada masa low season. Strategi pemasaran bisnis travel agen pada masa low season antara lain:
  1. Strategi sachet marketing
Di mana pelaku bisnis membuat edisi yang lebih ringkas dan kecil untuk membuat konsumen lebih sering membeli. Namun biasanya membuat margin suatu produk menjadi lebih tipis atau layanan sedikit berkurang dari biasanya. Strategi ini sudah banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar.
  1. Fighting brand
Dengan strategi ini, pelaku bisnis membuat sebuah produk baru yang menjadi turunan dari produk lama. Strategi ini juga pernah digunakan oleh Garuda Indonesia dalam melawan pasar Low Cost Carrier (LCC) pada waktu itu.
  1. Guerilla marketing
Melalui strategi ini pelaku bisnis harus bisa jeli dalam memilih pasar. Secara umum strategi ini adalah strategi yang berbeda yaitu strategi untuk menciptakan interaksi dan konsumen menjadi menjadi target di tempat-tempat yang sama sekali tidak diduga.
  1. Adjusted product proposition
Merupakan strategi yang memberikan nilai kepada konsumen melalui produk yang diluncurkan. Kata kunci pada strategi ini adalah penyesuaian dengan kebutuhan khusus dari konsumen. Jadi, low season bukanlah sebuah masalah selama masih ada cara dan strategi untuk menarik minat konsumen. Yang perlu diingat adalah pelaku bisnis travel agen harus bisa mengambil keputusan secara cepat dan tepat namun tetap fokus pada bisnis tersebut serta menjalankan strategi pemasaran yang tepat pada saat low season.