Search

Ritual Potong Rambut Gimbal Di Dieng Culture Festival, 4-6 Agustus 2017

Ritual Potong Rambut Gimbal Di Dieng Culture Festival, 4-6 Agustus 2017

Tidak ada yang seorang pun yang dapat mengingkari keindahan Dieng, dataran tinggi yang berjuluk tanah para dewa. Dieng berada pada ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut. Dataran tinggi Dieng menjelma menjadi negeri di atas awan yang menawarkan suasana yang sejuk dengan pemandangan yang menawan. Namun keindahan alam bukan satu-satunya alasan untuk mengunjungi Dieng. Ragam budaya dan jejak sejarah yang tersimpan di dalamnya juga menjadi daya tarik tersendiri.

Dieng Culture Festival adalah event yang digelar setiap tahun. Ada yang unik mengenai pada salah satu acara Dieng Culture Festival, yaitu potong rambut gimbal atau ruwatan. Ruwatan merupakan prosesi penyucian yakni upacara ritual yang bertujuan untuk mengusir nasib buruk atau kesialan baik pada anak-anak yang mempunyai rambut gimbal maupun masyarakat Dieng pada umumnya.

Potong rambut yang di lakukan di Dieng Culture Festival bukanlah potong rambut biasa melainkan sebuah prosesi sakral. Anak yang lahir di Dieng dengan rambut gimbal dipercaya sebagai anak titisan leluhur Dieng, karena itu harus ada prosesi sakral untuk memotong rambut gimbalnya. Anak-anak yang mempunyai rambut gimbal dianggap sebagai titisan dewa dan mereka dianggap memiliki keberuntungan sendiri. Dengan adanya anggapan-anggapan tersebut maka perlakuannya pun istimewa meski untuk memotong rambut sekali pun.

Ada sebuah kepercayaan yang diyakini oleh masyarakat Dieng mengenai prosesi potong rambut gimbal tersebut, harus ada ritual khusus dalam proses potong rambut. Karena konon jika tidak, maka anak tersebut akan jatuh sakit dan bisa membawa bencana bagi keluarganya. Salah satu syaratnya adalah anak-anak yang akan memotong rambutnya harus berdasarkan dari keinginan mereka sendiri. Selain itu sang anak harus dipenuhi segala permintaannya. Terkadang sang anak memiliki permintaan yang aneh seperti minta kambing atau barang milik tetangga. Meskipun begitu permintaan sang anak harus dipenuhi.

Setelah semuanya setuju dan permintaan sang anak telah dipenuhi, maka prosesi potong rambut pun bisa di laksanakan. Anak-anak yang akan dipotong rambutnya dan melakukan prosesi kirab dari rumah Pemangku Adat Desa Dieng. Anak-anak kemudian diarak menuju Candi Arjuna dengan menggunakan delman mereka menggunakan baju serba putih dan ikat kepala berwarna putih. Setelah prosesi potong rambut selesai, maka rambut tersebut dilarung di Telaga Balekambang.

Dieng Culture Festival 2017 akan diselenggarakan pada tanggal 4-6 Agustus 2017. Di festival ini, pengunjung dapat menikmati serangkaian atraksi seni budaya mulai dari pertunjukan seni tradisi nusantara, pameran kesenian dieng, festival film, pesta pelepasan lampion, hingga pagelaran Jazz Di Atas Awan. Selain mengikuti acara Dieng Culture Festival, anda juga bisa menikmati pemandangan alam di sekitar Dieng.