Search

Peraturan Batas Usia Kehamilan Maskapai Penerbangan Di Indonesia

Peraturan Batas Usia Kehamilan Maskapai Penerbangan Di Indonesia

Banyak dari wanita hamil yang ragu untuk melakukan penerbangan dengan menggunakan pesawat. Hal tersebut dikarenakan takut jika terjadi gangguan kehamilan pada saat penerbangan berlangsung. Setiap maskapai penerbangan di Indonesia mempunyai peraturan yang berbeda-beda mengenai penumpang yang sedang hamil yang akan terbang menggunakan pesawat.

Penerbangan untuk wanita hamil dengan usia kehamilan yang masih muda (trimester kedua), hampir semua maskapai penerbangan di Indonesia memperbolehkan atau tidak ada larangan pada wanita yang sedang mengandung untuk melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat terbang. Tetapi jika usia kehamilan sudah semakin besar, pihak maskapai penerbangan akan meminta surat keterangan kesehatan dari dokter yang menerangkan bahwa wanita hamil tersebut dapat melakukan perjalanan dengan pesawat terbang tanpa resiko atas kehamilannya.

Ketentuan tiap maskapai penerbangan berbeda-beda. Surat keterangan dokter ini biasanya diperoleh seminggu sebelum hari keberangkatan, yang berisikan informasi:

  • Usia kehamilan saat pemeriksaan
  • Kandungan dalam keadaan sehat
  • Tidak terdapat kelainan pada kehamilan
  • Tanggal HPL (Hari Perkiraan Lahir)

Berikut adalah peraturan bagi wanita hamil dari berbagai maskapai penerbangan di Indonesia:

  1. Peraturan maskapai penerbangan Lion Group (Lion Air, Wings Air, Malindo, Batik Air) bagi wanita hamil antara lain:
  • Ibu hamil dengan usia kehamilan di atas 28 minggu diwajibkan menyertakan surat keterangan medis yang menyatakan bahwa penumpang dalam keadaan sehat secara medis untuk ikut dalam penerbangan.
  • Penumpang di minta mengisi formulir pertanggungan resiko: Form of Idemnity (FOI) yang membebaskan maskapai dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.
  1. Peraturan wanita hamil pada pesawat Garuda Indonesia:
  • Untuk kehamilan pertama, ibu hamil diperbolehkan untuk terbang hingga usia kehamilan mencapai 32 minggu. Penumpang diwajibkan mengisi Formulir Informasi Medis (MEDIF).
  • Pada kehamilan kedua, penumpang tidak diperbolehkan terbang jika kehamilan sudah memasuki usia 32 minggu.
  1. Peraturan pada maskapai Sriwijaya Group (Sriwijaya Air, NAM Air):
  • Ibu hamil pada usia kehamilan maksimal 32 minggu wajib menyertakan surat keterangan medis dari dokter dan juga mengisi surat pernyataan yang tersedia di bandara maupun seluruh cabang Sriwijaya.
  • Surat pernyataan tersebut menyatakan jika pihak maskapai penerbangan terbebas dari tanggung jawab terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.
  1. Peraturan wanita hamil pada Citilink sebagai berikut:
  • Penumpang yang sedang hamil, wajib memberitahukan kepada pihak Citilink tentang kondisi kehamilannya pada saat memesan kursi dan pada saat melapor di konter check in, wajib memiliki surat rekomendasi terbang dari dokter serta mengisi surat pernyataan yang dikeluarkan oleh Citilink.
  • Masa berlaku surat keterangan dokter adalah 7 hari sejak tanggal dikeluarkannya surat keterangan dokter tersebut.
  • Usia kehamilan hingga 27 minggu, penumpang diwajibkan menandatangani pernyataan pertanggungjawaban terbatas pada saat check in yang membebaskan maskapai penerbangan dari hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.
  • Untuk usia kehamilan 28 – 32 minggu, penumpang diwajibkan menandatangani surat pernyataan pertanggungjawaban terbatas dan menyertakan surat keterangan medis dari dokter, dan tanggal yang tercantum pada surat keterangan medis dari dokter tersebut tidak melebihi 30 hari sejak tanggal keberangkatan maupun tanggal kepulangan.
  • Usia kehamilan antara 32 – 35 minggu (inklusif), penumpang hanya boleh melakukan penerbangan tidak lebih dari 3 jam (180 menit).
  • Penumpang dengan usia kehamilan di atas 35 minggu tidak diizinkan terbang.
  1. Peraturan wanita hamil pada pesawat Jetstar
  • Usia kehamilan hingga 28 minggu dan tidak mempunyai masalah pada kehamilannya, penumpang tidak perlu membawa surat keterangan medis apapun.
  • Untuk kehamilan yang bermasalah dan mempunyai komplikasi, penumpang diwajibkan menyertakan surat keterangan medis dari dokter.
  • Untuk usia kehamilan di atas 28 minggu, penumpang diwajibkan menyertakan surat keterangan medis dari dokter tertanggal tidak lebih dari 10 hari sebelum hari keberangkatan.
  • Untuk penumpang Jetstar kurang dari 4 jam, kehamilan tunggal diizinkan terbang hingga minggu ke 40 masa kehamilannya. Sedangkan jika kehamilan kembar, diizinkan terbang hingga minggu ke 36 akhir pada masa kehamilan.
  • Untuk Jetstar Pacific (BL), usia kehamilan 36 minggu atau lebih dapat ditolak terbang.
  1. Peraturan Wanita Hamil Pada Air Asia (AA):
  • Untuk usia kehamilan hingga 27 minggu, penumpang diwajibkan menandatangani surat pernyataan pertanggungjawaban terbatas pada saat check in dan membebaskan Air Asia dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.
  • Untuk usia kehamilan 28 – 34 minggu, penumpang diwajibkan ┬ámenandatangani surat pernyataan pertanggungjawaban terbatas dan menyertakan surat keterangan medis dari dokter. Tanggal yang tercantum di dalam surat keterangan tersebut tidak boleh melebihi 30 hari sejak tanggal keberangkatan maupun kepulangan.
  • Penumpang dengan usia kehamilan di atas 35 minggu tidak diizinkan terbang.

Perlu diperhatikan bahwa peraturan mengenai penumpang yang sedang hamil adalah wewenang penuh dari maskapai dan mungkin terjadi perubahan dari waktu ke waktu. Jadi sangat disarankan bagi calon penumpang yang sedang hamil untuk menghubungi langsung ke pihak maskapai saat melakukan reservasi.