Search

Pasar Keroncong Kotagede 2017 Kembali Hadir Dalam Minggu Ini

Pasar Keroncong Kotagede 2017 Kembali Hadir Dalam Minggu Ini

Yogyakarta merupakan salah satu daerah yang kaya akan budaya dan seni, selain memiliki berbagai macam tempat wisata yang menarik. Kota yang terkenal dengan gudegnya ini tidak pernah mati dari hingar bingar kreatifitas warganya. Setelah sukses mengadakan event Ngayogjazz 2017 bulan lalu, kini Yogyakarta akan kembali diramaikan dengan syahdunya alunan musik keroncong.

Keroncong berkembang seiring dengan pertumbuhan di kota-kota di Pulau Jawa pada abad ke 16, berawal dari musik Fado yang dibawa oleh para pelaut dari Portugis ke Indonesia. Di Indonesia musik Fado mengalami evolusi yang bercampur dengan berbagai unsur tradisional maupun unsur lain yang pada akhirnya membentuk musik keroncong. Keroncong menjadi salah satu kesenian Indonesia yang merupakan percampuran antara gaya Eropa, Melayu, Arab dan Indonesia. Keroncong mempunyai berbagai ragam gaya seperti seriosa, stambul, langgam jawa, beat dan sebagainya.

Kotagede merupakan kota yang berdiri di abad ke 16 dan tidak lepas dari sejarah keroncong. Bahkan keroncong berkembang di Kotagede, bahkan di sinilah lahir dan berkembangnya keroncong pada abad ke 20.

Tahun 2017 ini Pasar Keroncong Kotagede dengan tagline: “Gotong Keroncong Bebarengan” akan kembali diselenggarakan untuk ketiga kalinya dengan tiga panggung di seputaran Pasar Kotagede. Diharapkan kaum muda dapat ikut melestarikan keroncong sebagai musik asli Indonesia. Gotong Keroncong ini juga untuk mengobarkan semangat gotong royong kembali yang sudah mulai luntur.

Ketiga panggung tersebut antara lain; Panggung Loring Pasar, panggung ini berlokasi di lor pasar (utara pasar) Kotagede dengan mengambil tempat di Jalan Mondorokan yang terbilang padat dan tepat di utara pasar. Panggung Sopingen, terletak di halaman Pendopo Sopingen yang terbilang luas akan digunakan lagi sebagai salah satu panggung Pasar Keroncong Kotagede. Berada di barat laut Pasar Kotagede, merupakan kediaman Raden Amatdalem Sopingi yang menjabat sebagai kepala lurah juru kunci makam Kesultanan Solo. Dan panggung yang ketiga adalah Panggung Kajengan terletak halaman Pendopo Kajengan yang luas akan digunakan sebagai panggung Pasar Keroncong Kotagede berada di barat laut Pasar Kotagede lebih tepatnya di kampung Trunojayan, Prenggan, Kotagede.

Pasar Keroncong adalah event tahunan musik tradisional keroncong yang digelar dengan banyak jenis musik langgam keroncong untuk mempertemukan para pelaku seni musik keroncong dan para penikmat musik keroncong dalam tiga panggung dan satu waktu sekaligus.

Pasar Keroncong Kotagede 2017 akan diadakan pada tanggal 09 Desember 2017, dan dimulai pada pukul 19.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. Event Pasar Keroncong Kotagede ini diharapkan tidak hanya menjadi pementasan bersama antar pelaku seni musik keroncong, tetapi juga dapat dinikmati oleh masyarakat luas sebagai penikmat musik keroncong.