Search

Overbooked Dalam Sebuah Penerbangan

Overbooked Dalam Sebuah Penerbangan

Overbooked adalah kondisi dimana jumlah penumpang lebih banyak dibandingkan dengan kursi pesawat. Hal tersebut biasa di lakukan oleh maskapai penerbangan, termasuk di Indonesia. Pesawat overbooked kadang terjadi dibandingkan dengan pesawat delay. Hal ini di lakukan untuk mencegah kerugian akibat kursi yang tidak terjual. Tiket-tiket tersebut di jual oleh pihak maskapai penerbangan untuk menghindari kerugian jika masih ada kursi pesawat yang masih belum laku terjual.

Umumnya dalam satu penerbangan, akan ada satu atau dua penumpang yang kemungkinan terlambat datang atau membatalkan penerbangan di detik-detik terakhir. Namun jika overbooked terjadi, maskapai penerbangan akan mendorong sejumlah penumpang untuk merelakan kursinya dengan sejumlah penawaran seperti kredit atau kompensasi berupa uang senilai jutaan rupiah lengkap dengan voucher hotel.

Bisnis penerbangan adalah bisnis yang sensitif terhadap waktu, sedikit apa pun penumpang yang ada dalam sebuah penerbangan, pesawat tersebut harus tetap terbang sesuai dengan jadwal. Dan jika kursi penumpang tidak terisi penuh, maka kursi tersebut sudah di anggap sebagai sebuah kerugian karena tidak dapat digantikan pada keesokan harinya. Maskapai penerbangan bisa saja tidak melakukan tindakan overbooking, namun berarti harga tiket pesawat akan lebih mahal.

Jika terjadi overbooked dalam penerbangan, maka ada dua hal yang mungkin terjadi pada penumpang:

  1. Pihak maskapai penerbangan akan meminta salah satu penumpang untuk menjadi relawan yang mau mengorbankan kursinya dengan pemberian kompensasi yang setimpal.
  2. Jika tidak ada penumpang yang mau merelakan kursinya, maka maskapai penerbangan akan memilih penumpang lain yang bisa dikorbankan untuk meninggalkan pesawat.

Sebagai penumpang, jika anda mengalami overbooked, anda wajib mendapatkan kompensasi dari maskapai penerbangan terkait. Maskapai penerbangan wajib memberikan kompensasi, tergantung dari berapa lama mereka memindahkan penumpang yang terkena overbooked ke penerbangan lainnya. Mulai dari snack hingga akomodasi untuk penumpang. Selain penumpang memperoleh penerbangan pengganti pada jam atau hari berikutnya dengan tujuan penerbangan yang sama tanpa biaya tambahan dan akomodasi. Penumpang juga bisa mendapatkan kompensasi berupa uang.

Jika sebagai penumpang, anda mendapatkan ganti rugi tidak sesuai dengan dana yang telah anda keluarkan untuk membeli tiket pesawat, sebaiknya anda menolak atas kompensasi yang mereka tawarkan pada anda.

Meskipun kemungkinannya sangat kecil, tapi tidak ada salahnya jika anda melakukan tindakan pencegahan sebagai berikut, agar terhindar dari situasi yang kurang nyaman:

  • Baca peraturan pengangkutan penumpang dari maskapai penerbangan yang anda naiki, maskapai penerbangan biasanya memiliki syarat dan ketentuan penerbangan yang berlaku dan seringkali tidak di baca oleh penumpang. Baca peraturan yang tertera agar anda terhindar dari hal tersebut.
  • Pesan tiket reguler bukan tiket promo. Penumpang dengan tiket reguler biasanya menjadi prioritas utama jika terjadi overbooked, sehingga anda tidak akan di paksa keluar dari pesawat karena anda memiliki hak-hak yang lebih istimewa dibandingkan penumpang yang memiliki tiket promo.
  • Check-in lebih awal, hal tersebut memang bukan jaminan jika anda tidak akan di paksa keluar dari pesawat jika terjadi overbooked. Akan tetapi dengan melakukan check in lebih awal memberi tanda pada maskapai penerbangan jika anda memang benar-benar serius pada penerbangan tersebut. Sehingga anda pun masuk dalam prioritas utama maskapai penerbangan.
  • Jika anda bergabung dalam loyalitas pelanggan maskapai, anda bisa mendapatkan sejumlah manfaat. Dan anda juga bisa terhindar dari dikeluarkannya dari pesawat jika terjadi overbooked.
  • Membeli tiket pesawat kelas bisnis atau kelas utama. Anda akan menjadi prioritas utama dalam sebuah penerbangan tanpa takut di paksa keluar dari dalam pesawat. Maskapai penerbangan jelas akan memberikan pelayanan terbaiknya pada penumpang kelas bisnis dan kelas utama.

Penumpang berhak mengklaim haknya sesuai dengan apa yang telah ia bayarkan pada maskapai penerbangan dan penumpang berhak tahu tentang hak-haknya, sehingga tidak ada pihak yang akan dirugikan akibat overbooked.