Search

Masih Percaya Mitos Bulan Ramadhan? Cari Tahu Dulu Faktanya

Masih Percaya Mitos Bulan Ramadhan? Cari Tahu Dulu Faktanya

Bulan Ramadhan telah tiba, bulan yang penuh berkah dan kemuliaan bagi umat muslim. Di bulan Ramadhan inilah seluruh umat muslim diwajibkan untuk berpuasa menahan lapar dan haus di siang hari serta menahan segala bentuk hawa nafsu. Selama bulan Ramadhan segala amalan dan pahala yang diperbuat oleh umat muslim dilipat-gandakan. Namun pernahkah anda mendengar tentang mitos tidak boleh begini dan dilarang begitu selama bulan puasa? Beberapa mitos kadangkala terbukti kebenarannya.

Berikut adalah mitos dan fakta selama bulan Ramadhan yang perlu anda ketahui:

  1. Hindari olahraga saat berpuasa

Sebagian orang berpikir bahwa saat berpuasa, tidak perlu melakukan olahraga karena akan membuat dehidrasi dan membatasi kegiatan lainnya. Dan akibatnya banyak orang yang bermalas-malasan di rumah tanpa melakukan apa-apa. Ternyata mitos ini salah besar, aktivitas berolahraga saat berpuasa sebaiknya jangan ditinggalkan. Yang diperlukan adalah menyesuaikan jenis olahraga yang akan anda jalankan dengan kondisi fisik anda saat itu, misalkan: dengan mengurangi jauhnya jarak tempuh saat jogging, yang biasanya anda jogging dengan jarak tempuh sejauh 5 km, dikurangi menjadi 2,5 km serta bisa dilakukan pada waktu sore hari menjelang berbuka. Selama berpuasa disarankan untuk tetap melakukan kegiatan olahraga secara rutin, agar tubuh anda tetap bugar.

  1. Banyak istirahat saat berpuasa

Banyak yang mengartikan istirahat dengan tidur siang selama bulan Ramadhan. Mereka yang berpuasa melakukan balas dendam untuk tidur pada siang harinya, karena durasi tidur pada malam hari berkurang untuk bangun sahur pada dini hari. Tidur siang memang tidak ada salahnya, tetapi anda harus membatasinya. Karena faktanya banyak tidur pada siang hari justru akan membuat tubuh anda menjadi lemas dan tak bertenaga. Ketika anda berpuasa, tubuh sudah dipersiapkan dengan makan pada saat sahur, dan persiapan makan tersebut menyimpan energi yang cukup untuk beraktivitas seperti biasa pada hari-hari sebelum bulan Ramadhan.

  1. Penderita Maag dianjurkan untuk tidak berpuasa

Saat bulan Ramadhan tiba, banyak penderita Maag yang khawatir dengan kondisi kesehatan mereka dan khawatir menjalankan ibadah puasa. Faktanya, tidak semua penyakit Maag dapat mengganggu kegiatan ibadah puasa anda selama bulan Ramadhan. Parah atau tidaknya penyakit Maag yang anda derita menjadi pertimbangan untuk melakukan ibadah puasa atau tidak.

  1. Puasa dapat menurunkan berat badan

Benarkah berpuasa dapat menurunkan berat badan? Hal tersebut benar adanya, akan tetapi hanya bersifat sementara. Karena faktanya, bulan Ramadhan hanya berlangsung selama sebulan, ini artinya berat badan anda turun hanya dalam jangka waktu pendek. Saat berpuasa, metabolisme tubuh juga akan melambat untuk menyimpan energi. Hal ini mengakibatkan anda akan kembali mendapatkan berat badan seperti semula setelah bulan Ramadhan berakhir bahkan berpotensi mengalami kenaikan berat badan.

  1. Banyak makan saat sahur dan berbuka

Banyak orang yang mengkonsumsi banyak makanan pada waktu sahur dan berbuka agar perut kenyang. Tapi banyak makan saat sahur dan berbuka justru membuat asam lambung anda naik secara mendadak. Selain itu selama berpuasa sistem pencernaan akan beristirahat, sehingga mengkonsumsi makanan banyak sekaligus akan membuat kerja pencernaan atau lambung anda menjadi lambat dan berat.

  1. Sahur atau tidak, akan tetap lapar pada siang hari

Banyak orang yang melewatkan waktu sahur karena malas untuk makan pada dini hari, mengantuk atau bahkan malas untuk memasak. Mereka juga menganggap sahur atau tidak, tetap akan merasakan lapar pada siang hari. Tetapi pada waktu sahur adalah waktu yang tepat untuk mengisi tubuh dengan energi, karena pada waktu sahur sama halnya dengan sarapan tetapi di lakukan lebih cepat pada dini hari. Jadi sebaiknya, jangan meninggalkan sahur. Tanpa sahur, kadar gula darah hanya mampu bertahan selama dua hingga tiga jam ketika sudah bangun tidur. Ketika anda sahur, pilihlah makanan yang banyak mengandung serat, seperti sayur dan buah untuk menunda rasa lapar, dan minumlah dua gelas air mineral untuk menambah cairan dalam tubuh anda selama berpuasa.

  1. Berbuka dengan yang manis

Mitos ini sering kita dengar, orang yang berpuasa sering dianjurkan untuk berbuka dengan yang manis. Salah satu makanan yang biasanya sebagian besar orang konsumsi saat berbuka puasa adalah kurma. Kurma adalah karbohidrat kompleks, sementara gula yang terdapat pada makanan dan minuman manis merupakan karbohidrat sederhana. Akan tetapi sebaiknya anda perhatikan jumlah makanan dan minuman manis yang anda konsumsi untuk berbuka puasa, karena bisa merusak kesehatan, seperti diabetes.

Semoga setelah membaca artikel ini, kita dapat memahami mana yang benar dan mana yang hanya mitos belaka. Semoga puasa anda diberi kelancaran hingga akhir puasa Ramadhan.