Search

Ini yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Tugu Kartonyono Ngawi

Ini yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Tugu Kartonyono Ngawi

Belakangan ini nama Kartonyono Ngawi menjadi populer di jagad maya. Siapakah atau apakah Kartonyono Ngawi itu?

Bagi masyarakat Ngawi nama Kartonyono pasti sudah tidak asing lagi. Kartonyono adalah bangunan ikonik berupa tugu yang berdiri di tengah persimpangan jalan di pusat Kota Ngawi. Tugu ini juga sekaligus menjadi landmark Kota Ngawi yang cukup menarik perhatian.

Nah, bagi kamu yang tidak berdomisili di Ngawi dan ingin tahu soal Tugu Kartonyono Ngawi, boleh simak informasi berikut ini.

Polemik Dalam Pembangunannya
Sepertinya kurang afdol nih jika kamu menyebut Tugu Kartonyono tapi tidak tahu pro dan kontranya dalam pembangunan tugu ini. Terjadinya polemik pembangunan ini berawal setelah selesai dibangunnya Tugu Kartonyono. Anggaran yang dikeluarkan adalah 3,1 milyar rupiah. Masyarakat berdesus bahwa Tugu yang telah berdiri di pusat kota itu tak sesuai ekspektasi. Tugu tidak sesuai desain yang diketahui oleh masyarakat dan tugu yang telah berdiri itu dianggap terlalu kecil dengan anggaran yang sebesar itu.
Setelah Slamet Riyanto, selaku Ketua Komisi IV DPRD Ngawi menjelaskan rincian biaya pembangunan Tugu Kartonyono Ngawi. 3,1 Miliar rupiah tersebut diakomodasikan ke pembangunan tugu itu sendiri sebesar 700 juta, 1,6 Miliar rupiah untuk drainase, pengaspalan jalan dan pelebaran jalan. Pengunduran lampu traffic light, mechanical engineering sebesar 480 juta serta pajak 10%.
Ada juga pro dan kontra yang terjadi perihal desain yang dipakai. Seperti yang sudah tertulis di atas bahwa Tugu yang telah jadi sekarang bentuknya berbeda dengan desain yang tersebar di masyarakat. Desain yang diketahui masyarakat desas-desusnya ada desain manusia purbanya.
Namun, manusia purba tidak memakai baju alias telanjang. Dianggap kurang etis untuk dipakai sebagai Tugu Kartonyono Ngawi mengingat Indonesia memiliki adat ketimuran dan mayoritas masyarakatnya menganut agama islam. Maka, manusia purba diganti dengan delapan gading, tiga di sisi kanan dan kiri, satu di tengah pinggir antara enam gading yang saling berhadapan.
Ketujuh gading tersebut memapah satu gading yang ukurannya lebih besar berwarna emas lalu menjuntai ke atas. Itu melambangkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Jadilah ikon Ngawi sekarang yang dapat berputar searah jarum jam. Lalu polemik pemilihan desain. Tugu yang telah berdiri sekarang bukanlah desain pemenang juara satu ya temen-temen. Melainkan milik salah satu dari lima pemenang.

Alamat Tugu Kartonyono Ngawi
Salah satu hal yang penting banget untuk kamu ketahui yaitu alamat Tugu Kartonyono Ngawi. Beralamat di Jl. Yos Sudarso No. 150-184, Winong, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Dibangun pada awal tahun 2017 dan selesai pada November 2018 lalu. Ikon prapatan Kartonyono Ngawi. Tugu Kartonyono adalah gerbangnya Jawa Timur. Terletak di kabupaten yang sudah berusia 662 tahun. Bagaimana? Apakah kamu tertarik untuk mengunjungi ikon baru Kota Ngawi tersebut. Ayo segera cek harga tiket ke Ngawi dari kotamu, hehe.

Sayembara Desain Bangunan
Sebelum Tugu Kartonyono dibangun, pemerintah mengadakan sayembara yang desainnya akan dipakai untuk pembangunan tugu yang bersifat monumental. Daerah di tengah perempatan Kartonyono Ngawi tersebut memang menjadi tempat fokus diselenggarakannya sayembara yang diupayakan Dinas PUPR dan dimotori Bapak Suroso tersebut langsung disambut antusias oleh warga yang bergerak dibidang desain grafis pembangunan.
Tidak kurang dari 30 warga mengikuti sayembara Kartonyono. Terpilih lima arsitek muda dengan konsep-konsep bangunan Tugu Kartonyono. Hasil sayembara Elky Bangkit Sura Pradana warga Ngawi yang menjadi pemenang pertama dengan hadiah 15 juta rupiah. Namun, bukan hasil cipta karya Elky yang dibangun untuk Tugu Kartonyono Ngawi melainkan karya milik Triyono dengan desain prototype.

Kamu pasti bertanya-tanya dalam hati mengapa bukan desain pertama yang dipakai? Rupanya keputusan ini diambil dari hasil voting masyarakat. Hasil voting memenangkan desain milik Triyono dengan 600 suara berbanding 200 suara.

Itu dia hal yang harus kamu ketahui tentang Tugu Kartonyono Ngawi. Semoga bermanfaat.