Search

Cara Mengembalikan Kepercayaan Konsumen Yang Hilang

Cara Mengembalikan Kepercayaan Konsumen Yang Hilang
Dalam aktivitas pemasaran, setiap perusahaan selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk memuaskan konsumennya. Dalam dunia bisnis konsumen merupakan sumber penghasilan utama, karena semua hal yang anda berikan untuk kepuasan konsumen akan kembali kepada anda. Seperti itulah perputaran dalam roda bisnis. Bahkan ada kalanya bisnis anda menjadi kepercayaan banyak konsumen dan ada kalanya juga anda kehilangan kepercayaan dari konsumen. Pernahkah anda membuat konsumen kecewa? Penyebabnya bisa bermacam-macam, hal tersebut bisa terjadi karena produk yang tidak sesuai dengan yang ada di iklan atau mungkin anda pernah ingkar janji dengan konsumen, memberikan pelayanan yang kurang memuaskan, bahkan sikap yang kurang sopan sehingga menyinggung konsumen. Tidak ada bisnis yang benar-benar sempurna, akan tetapi itu bukan alasan bagi anda untuk tidak memperbaiki kualitas bisnis yang anda miliki. Tentu bukan hal yang mudah untuk bisa mempertahankan kualitas bisnis yang anda jalankan. Pada dasarnya seberapa besar pun usaha anda untuk meningkatkan kualitas bisnis anda, hal tersebut kembali kepada konsumen. Seberapa besar pun perubahan yang anda lakukan akan tetap mendapatkan keluhan dari konsumen. Karena kepuasan itu sebagai hal yang sulit di ukur. Mempertahankan bisnis agar tetap eksis bukanlah hal yang mudah. Menghadapi kondisi seperti itu lalu muncul pertanyaan; bagaimanakah mengambil kembali hati konsumen? Karena sebenarnya dari konsumen lah anda mendapatkan penghasilan. Berikut beberapa cara untuk mengembalikan kepercayaan konsumen terhadap bisnis anda:
  1. Meminta Maaf Pada Konsumen
Meminta maaf jadi kunci utama untuk beberapa enterpreneur saat menghadapi komplain dari pelanggan. Meminta maaf pada konsumen menjadi jalan keluar untuk mengembalikan kepercayaan konsumen. Akan tetapi tidak hanya meminta maaf saja pada konsumen, anda juga perlu melakukan perbaikan atas pelayanan-pelayanan yang kurang cocok.
  1. Menjadi Pendengar Yang Baik
Komunikasi yang baik akan membuahkan situasi yang baik pula. Dalam menjalankan usaha pasti pernah menghadapi konsumen yang komplain. Anda harus menjadi pendengar yang baik yaitu dengan mendengarkan seluruh keluhan pelanggan dengan detail dan rinci. Mendengarkan keluhan konsumen mungkin tidak dapat membantu meredakan konsumen, tetapi dengan mendengarkan seluruh keluhannya anda dapat mencari solusi dari masalah tersebut.
  1. Memperbanyak Info Tentang Produk
Di dalam internet marketing, website maupun situs (blog) bener-benar dipakai dalam memberikan pelayanan pada konsumen. Sebagai pelaku bisnis, berikan informasi yang lengkap agar konsumen tahu info produk dengan jelas sehingga tidak terjadi kesalah pahaman baik tentang harga maupun keunggulan yang akan didapatkan oleh konsumen. Dengan demikian dapat terwujud komunikasi yang efektif agar dapat mengembalikan kepercayaan konsumen yang pernah hilang.
  1. Penuh Percaya Diri
Jangan hanya karena komplain atau kekecewaan dari konsumen menjadikan anda kurang percaya diri. Tidak tertutup kemungkinan jika dihadapi dengan baik, maka konsumen bisa menjadi setia pada bisnis anda. Hadapi keluhan konsumen menjadi tempat diskusi, apabila konsumen dapat mengerti dan memaklumi permasalahn bisnis yang anda jalankan, maka kemungkinan besar konsumen akan menjadi lebih percaya dan setia menggunakan produk yang anda jual. Jika ingin bisnis anda terus maju dan berkembang, segera pulihkan kembali pelanggan yang kecewa dan kembalikan kepercayaan mereka terhadap bisnis anda. Meskipun mereka tidak akan membeli lagi produk yang anda jual, setidaknya mereka tidak akan menjelek-jelekkan bisnis anda pada orang lain.