Search

Biaya Tambahan Kelebihan Bagasi Penumpang Kereta Api

Bulan Ramadhan sudah memasuki minggu kedua, artinya hari raya semakin dekat. Hari raya Idul Fitri adalah salah satu perayaan penting bagi umat muslim dan ada tradisi yang mengikutinya, yaitu tradisi mudik lebaran. Mudik lebaran ini adalah kegiatan yang pasti dilakukan setiap tahunnya. Berbagai moda transportasi untuk mudik lebaran pun ramai di buru oleh para pemudik.

Setiap moda transportasi umum mempunyai aturan tersendiri mengenai ketentuan dan aturan terkait bagasi penumpang. PT. Kereta Api Indonesia (KAI) seperti halnya pada maskapai penerbangan dengan menerapkan kebijakan membawa bagasi dengan berat maksimum setiap penumpang 20 kg dengan dimensi 70x48x30, dan setiap penumpang juga dibatasi membawa barang 4 koli (satuan barang bagasi). Setiap bagasi penumpang akan di periksa di pintu pemeriksaan boarding pass stasiun kereta api. Jika kelebihan bagasi penumpang akan diarahkan ke meja khusus pelayanan bagasi. Kemudian petugas pada meja bagasi akan menghitung kelebihan berat bagasi.

Barang bawaan yang boleh dibawa oleh penumpang kereta api adalah koper, ransel, sepeda/sepeda lipat yang telah di kemas dengan kardus sehingga tidak berbentuk sepeda. Atau dipisahkan antara rangka dan rodanya, kursi roda dorong, kereta bayi, tongkat pembantu penumpang untuk berjalan. Penempatan barang bawaan di dalam kereta api di letakkan di rak bagasi yang telah disediakan dan tidak mengganggu penumpang lainnya.

Setiap kelebihan barang bawaan bagasi akan dikenai biaya tambahan yang disesuaikan dengan kelebihan berat barang dan jenis kelas kereta api yang telah dipilih. Berikut adalah detail biaya tambahan kelebihan bagasi berdasarkan jenis kelas kereta api yang telah di pilih:

  1. Kereta Api Kelas Eksekutif

Tarif kelebihan bagasi pada kereta api kelas eksekutif dikenakan biaya tambahan sebesar Rp. 10.000,- per-kilogram. Tetapi jika petugas kereta api menemukan kelebihan berat dan dimensi ketika melakukan pemeriksaan di dalam kereta api, maka tarif kelebihan bagasi yang berlaku adalah Rp. 50.000 per 5 kilogram.

  1. Kereta Api Kelas Bisnis Atau Ekonomi Komersial (Non-PSO)

Untuk kelas bisnis dan kelas ekonomi komersial tarif kelebihan bagasi adalah Rp. 6.000 per-kilogram. Tetapi jika petugas mendapatkan kelebihan berat bagasi atau dimensi barang bawaan pada saat pemeriksaan di dalam kereta api, tarif kelebihan yang berlaku adalah Rp. 30.000 per 5 kilogram.

  1. Kereta Api Kelas Ekonomi Non Komersial (PSO)

Tarif kelebihan bagasi bagi penumpang kereta api kelas ekonomi adalah Rp. 2.000 per-kilogram. Namun jika petugas menemukan kelebihan bagasi atau dimensi barang bawaan, maka tarif kelebihan bagasi yang berlaku adalah Rp. 15.000 per 5 kilogram.

Peraturan di atas berlaku sejak 11 November 2015. Semoga panduan mengenai pembatasan bagasi bagi penumpang di atas dapat berguna bagi anda yang merencanakan untuk bepergian.