Search

Bagasi yang dibatasi atau dilarang dalam penerbangan

Berdasar Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor: PM 80 Tahun 2017 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional, maka sejak tanggal 5 September 2017 ketentuan mengenai barang yang dibatasi atau dilarang untuk dibawa dalam penerbangan diatur seperti tercantum di bawah ini.

 

DAFTAR BARANG DILARANG (PROHIBITED ITEMS )

(A) Alat Peledak (Explosives Device)

  1. Amunisi
  2. Blasting caps
  3. Detonator dan sekering
  4. Replika atau imitasi alat peledak
  5. Ranjau, granat dan lain alat/bahan peledak yang digunakan militer
  6. Petasan, Kembang api dan sejenisnya
  7. Tabung atau alat yang dapat mengeluarkan asap
  8. Dinamit, mesiu dan bahan peledak plastik.
  9. dll

(B) Senjata (Weapon)

  1. Semua jenis senjata api, seperti: pistol, revolver, senapan,shotguns, pistol suar, pistol sarter.
  2. Semua jenis senjata tajam (tradisional) seperti: samurai, keris,golok, anak panah senjata tombak, pisau, parang dan lain-lain.
  3. Senjata yang menggunakan tekanan angin, seperti: pistol angin, senapan pelet, senapan angin dan senapan pelontar bola.
  4. item yang dirancang untuk memotong, seperti: kapak dan parang

 

(C) Alat-alat Berbahaya (Dangerous Articles)

  1. Senjata mainan, replika senjata dan senjata api tiruan yang dapat disalah gunakan untuk mengelabui sebagai senjata nyata, antara lain:
    • komponen senjata api
    • termasuk teleskopis.
  2. Perangkat yang dirancang khusus untuk membuat pingsan/melumpuhkan, antara lain:
    • perangkat yang melumpuhkan antara lain, senjata bius,pistol setrum (tasers) dan peralatan setrum.
    • perangkat pelumpuh hewan (stunner) dan perangkat pembunuh hewan.
    • bahan kimia, gas dan semprotan yang dapat melumpuhkan antara lain, semprotan merica, semprotan capsicum, gas air mata, semprotan asam dan semprotan pembasmi hewan.
  3. Objek dengan ujung atau sisi yang tajam yang mampu digunakan untuk menyebabkan cedera serius, antara lain:
    • kapak es dan pengait es
    • silet
    • pisau lipat, pisau cutter
    • pisau dengan panjang lebih dari 5 (lima) cm dari titik tumpu/ pegangan
    • gunting
    • peralatan seni bela diri dengan ujung atau sisi yang tajam
    • pembuka tutup botol.
  4. Alat kerja yang dapat digunakan untuk menyebabkan cedera serius atau mengancam keamanan pesawat udara, antara lain:
    • linggis, pencong, cangkul
    • mata bor, paku, gergaji
    • elektroda las listrik
    • obeng, palu, betel, pahat kayu, dll
  5. Alat lainnya yang dapat digunakan untuk menyebabkan cedera serius atau mengancam keamanan pesawat udara, antara lain:
    • alat tumpul yang mampu digunakan untuk menyebabkan cedera serius ketika digunakan untuk memukul, antara lain pemukul baseball, kriket dan softball.
    • kelompok tongkat, seperti: tongkat tempat koran, tongkat pemukul, pemukul blackjacks dan tongkat keamanan, hokkey, golf, biliard, pancing.
    • raket yang digunakan untuk badminton, tennis, squash.
    • peralatan seni bela diri, dll

 

(D) Barang Berbahaya (Dangerous Goods)

  1. Class 1 – bahan peledak (explosives);
  2. Class 2 – gas yang dimampatkan, dicairkan, atau dilarutkan dengan tekanan (compressed gases, liquefied or dissolved under pressure);
  3. Class 3 – cairan mudah menyala atau terbakar (flammable liquids);
  4. Class 4 – bahan atau barang padat mudah menyala atau terbakar (flammable olids);
  5. Class 5 – bahan atau barang pengoksidasi (oxiding substances);
  6. Class 6 – bahan atau barang beracun dan mudah menular (toxic and infectious substances);
  7. Class 7 – bahan atau barang radioaktif (radioactive material);
  8. Class 8 – bahan atau barang perusak (corrosives);
  9. Class 9 – bahan atau zat berbahaya lainnya (miscellaneous dangerous substances).

 

DAFTAR BARANG BERBAHAYA YANG DIIZINKAN (PERMITTED DANGEROUS GOODS)

Kategori Barang Ketentuan sesuai dengan Instruksi teknis ICAO Doc9284
Kebutuhan medis Tabung gas oksigen ukuran kecil atau silinder udara untuk keperluan medis Harus mendapatkan persetujuan dari badan usaha angkutan udara atau perusahaan angkutan udara asing.
Setiap silinder tidak boleh melebihi 5 kg berat bruto.
Silinder, katup dan regulator, jika dipasang, harus dilindungi dari kerusakan yang dapat menyebabkan pelepasan isi secara tidak disengaja.
Pilot in command (PIC) harus diberitahu tentang jumlah tabung oksigen atau silinder udara yang dimuat di pesawat dan lokasinya.
Silinder gas divisi 2.2 untuk anggota tubuh mekanis Silinder gas Divisi 2.2 dipakai untuk pengoperasian anggota tubuh mekanis, dan silinder cadangan dengan ukuran yang sama, jika diperlukan, untuk memastikan pasokan yang cukup selama perjalanan.
Obat non-radioaktif (termasuk aerosols) Total berat bersih setiap barang tidak boleh melebihi 0,5 kg atau 0,5 L.
Pelepasan katup pada aerosol harus dilindungi oleh penutup atau alat lain yang sesuai untuk mencegah pelepasan yang tidak disengaja.
Jumlah total dari obat-obatan non-radioaktif, barang-barang perlengkapan mandi (termasuk aerosol) dan aerosol yang tidak beracun dan tidak mudah terbakar untuk keperluan olahraga atau penggunaan di rumah, tidak boleh melebihi 2 kg atau 2 L (misalnya empat kaleng aerosol masingmasing 500 mL) untuk setiap orang.
Alat pacu jantung jantung radioisotopik atau peralatan medis lainnya dan obat-obatan radiofarmasi yang terdapat di dalam tubuh Alat pacu jantung radioisotopik atau peralatan lain, termasuk yang dioperasikan dengan baterai lithium, ditanamkan pada tubuh seseorang atau dipasang secara eksternal, dan obat-obatan radiofarmasi yang terdapat di dalam tubuh seseorang sebagai akibat perawatan medis.
Kursi roda bertenaga baterai atau alat bantu mobilitas serupa lainnya yang digunakan oleh penumpang yang mobilitasnya terbatas oleh cacat, kondisi kesehatan atau usia, atau masalah mobilitas sementara (misalnya patah kaki) Harus mendapatkan persetujuan dari Badan Usaha Angkutan Udara dan Perusahaan Angkutan Udara Asing.
Ketentuan untuk pengemasan, penandaan dan langkah-langkah keamanan lainnya yang tercantum dalam Petunjuk Teknis untuk Pengangkutan Barang Berbahaya Dengan Pesawat Udara (Doc 9284) harus dipatuhi.
Pilot in Command (PIC) harus diinformasikan tentang lokasi kursi roda atau alat bantu gerak bertenaga baterai spillable yang terpasang, lokasi baterai yang dikemas, atau lokasi kursi roda atau alat bantu gerak bertenaga baterai lithium-ion.
Badan Usaha Angkutan Udara dan Perusahaan Angkutan Udara Asing harus memastikan bahwa alat bantu gerak semacam itu diangkut dengan cara sedemikian rupa sehingga mencegah pengaktifan yang tidak disengaja dan terlindungi dari kerusakan akibat pergerakan bagasi, surat, barnag perbekalan atau barang kargo lainnya.
Perangkat elektronik medis portable Dengan persetujuan dari Badan Usaha Angkutan Udara dan Perusahaan Angkutan Udara Asing, perangkat elektronik medis portabel (automated external defibrillators, nebulizers, continuous positive airway pressure dll) Yang mengandung batterai lithium metal atau lithiumion atau baterai yang dibawa oleh penumpang untuk keperluan medis.
Tidak lebih dari dua baterai cadangan yang melebihi 2 gram isi lithium untuk baterai litium metal atau dengan rating watt-hour 100 Wh untuk baterai lithium ion yang dapat dibawa oleh penumpang.
Baterai cadangan harus dilindungi secara terpisah sehingga tidak terjadi hubungan pendek (dengan penempatan dalam kemasan asli atau dengan cara mengisolir terminal, seperti memasang plester pada bagian atas terminal yangterbuka atau menempatkan setiap baterai ke dalam kantong plastikatau kantong pelindung terpisah) dan dibawa ke bagasi kabin.
Setiap baterai atau cadangan baterai yang terpasang harus berupa tipe baterai yang memenuhi persyaratan pengujian di Bagian III, butir 38.3 pada UN

Manual of Tests and Criteria.

Termometer medis atau klinis ukuran kecil yang mengandung air raksa Satu termometer medis atau klinis berukuran kecil yang mengandung air raksa, untuk penggunaan pribadi, apabila dibawa dalam wadah pengamannya
Barang-barang yang digunakan untuk berbusana atau perawatan perlengkapan mandi / toiletry articles (termasuk aerosol) Total kuantitas bersih barang tersebut yang dibawa setiap orang tidak boleh melebihi 0,5 kg atau 0,5 L. Istilah “perlengkapan mandi / toiletry articles (termasuk aerosol)” maksudnya termasuk barang-barang seperti hair spray, parfum, cologne.
Pelepasan katup pada aerosol harus dilindungi oleh penutup atau alat lain yang sesuai untuk mencegah pelepasan yang tidak disengaja.
Total kuantitas bersih obat-obatan non-radioaktif dan barang-barang perlengkapan mandi/ toiletry articles (termasuk aerosol) dan aerosol yang tidak beracun dan tidak mudah terbakar untuk keperluan olahraga atau penggunaan di rumah, tidak boleh melebihi 2 kg atau 2 L (misalnya empat kaleng aerosol masingmasing 500 mL) untuk setiap orang.
Pengeriting rambut pengeriting rambut yang mengandung gas hidrokarbon, tidak lebih dari satu tiap orang, dengan syarat tutup pengaman dipasang dengan aman menutupi elemen pemanas.
Gas isi ulang (gas refills) dari pengeriting rambut tidak boleh diangkut.
Total kuantitas bersih dari semua barang yang tercantum dalam butir 3), 10) dan 13) pada Tabel 8-1 di ICAO Doc 9284 tidak boleh melebihi 2 kg atau 2 L (misalnya empat kaleng aerosol masing-masing 500 mL) untuk setiap orang.
Barang- barang konsumsi Minuman beralkohol apabila dalam kemasan eceran, minuman beralkohol mengandung alcohol lebih dari 24 persen tapi tidak lebih dari 70 persen alkohol per volume, dalam wadah yang tidak lebih dari 5 L, dengan total kuantitas bersih 5 L per orang untuk minuman tersebut.
Minuman beralkohol dengan kandungan alkohol tidak lebih dari 24 persen menurut volume tidak termasuk pada pembatasan ini.
Aerosol yang tidak beracun dan tidak mudah terbakar untuk keperluan olahraga atau penggunaan di rumah Aerosol di Divisi 2.2, tanpa risiko tambahan, untuk keperluan olahraga atau penggunaan di rumah diperbolehkan hanya untuk bagasi bawaan. Total kuantitas

bersih setiap barang tidak boleh melebihi 0,5 kg atau 0,5 L.
Total kuantitas bersih obat-obatan non-radioaktif dan barang-barang perlengkapan mandi / toiletry articles (termasuk aerosol) dan aerosol yang tidak beracun dan tidak mudah terbakar untuk keperluan olahraga atau penggunaan di rumah, tidak boleh melebihi 2 kg atau 2 L (misalnya empat kaleng aerosol masing-masing 500 mL) untuk setiap orang.

Selongsong peluru. Dengan persetujuan Badan Usaha Angkutan Udara dan Perusahaan Angkutan Udara Asing, hanya sebagai bagasi tercatat, selongsong dikemas dengan aman hanya dalam kemasan UN 0012 atau UN 0014 saja dari Divisi 1.4S, dalam jumlah tidak melebihi 5 kg berat kotor per orang untuk kebutuhannya, tidak termasuk amunisi dengan bahan peledak atau proyektil pembakar.
Pemberian ijin untuk lebih dari satu orang tidak boleh digabung menjadi satu kemasan atau lebih.
korek api batang dan korek api gas Satu korek api kecil atau satu korek api gas yang melekat pada setiap orang yang tidak mengandung bahan bakar cair yang tidak terserap.
korek api batang dan korek api gas tidak diizinkan di dalam bagasi kabin atau bagasi tercatat. Bahan bakar dan isi ulang korek api gas tidak diizinkan untuk diangkut pada orang tersebut, atau pada bagasi kabin atau bagasi tercatat.
Korek api batang yang dapat dinyalakan pada setiap permukaan apapun dilarang untuk diangkut ke pesawat udara.
Peralatan pembakar (premixing burner lighter) tanpa alat perlindungan terhadap aktivasi yang tak disengaja (unintentional activation) maka dilarang untuk diangkut dengan pesawat udara Tidak lebih dari satu premixing burner lighter per orang yang ditujukan untuk penggunaan pribadi dan tidak mengandung bahan bakar cair yang tidak terserap (selain gas cair).
Premixing burner lighter harus dilengkapi dengan dengan alat perlindungan terhadap aktivasi yang tak disengaja (unintentional activation).
Peralatan yang menghasilkan panas Dengan persetujuan dari Badan Usaha Angkutan Udara dan Perusahaan Angkutan Udara Asing, peralatan bertenaga baterai yang mampu menghasilkan panas yang ekstrem dan dapat menyebabkan kebakaran jika diaktifkan (misalnya lampu dengan intensitas tinggi di dalam air), dapat diangkut dengan syarat komponen penghasil panas dan sumber tenaga (baterai) dilepas satu sama lain dengan memindahkan komponen penghasil panas, baterai atau komponen lain (misalnya sekering) tersebut.

Setiap baterai yang telah dilepas harus terlindungi dari hubungan arus pendek.

ransel penyelamat yang mengandung silinder gas terkompresi dari divisi 2.2 Dengan persetujuan dari Badan Usaha Angkutan Udara dan Perusahaan Angkutan Udara Asing, satu ransel penyelamat per

orang dilengkapi dengan mekanisme pemicu piroteknik (pyrotechnic trigger mechanism) yang mengandung tidak lebih dari 200 mg berat bersih dari Divisi 1 1.4S.
Ransel penyelamat harus dikemas sedemikian rupa sehingga ransel penyelamat tersebut tidak dapat diaktifkan tanpa sengaja. Kantong udara dalam ransel penyelamat harus dilengkapi dengan katup pengatur tekanan.

cartridges kecil dipasang pada alat keselamatan pribadi dengan pompa otomatis seperti jaket atau rompi keselamatan Dengan persetujuan dari Badan Usaha Angkutan Udara dan Perusahaan Angkutan Udara Asing, tidak lebih dari dua tabung kecil karbondioksida atau gas lain dari Divisi 2.2, per orang, dipasang pada alat penyelamat untuk keperluan pemompaan otomatis, ditambah tidak lebih dari dua cartridge cadangan.
Alat keselamatan pribadi dengan pemompaan otomatis harus dikemas sedemikian rupa sehingga tidak dapat diaktifkan tanpa sengaja.
cartridge kecil untuk perangkat lain Dengan persetujuan dari Badan Usaha Angkutan Udara dan Perusahaan Angkutan Udara Asing, tidak lebih dari empat cartridge kecil karbondioksida atau gas lain dari Divisi 2.2 tanpa risiko tambahan, per orang.
Kapasitas air pada setiap cartridge tidak boleh melebihi 50 ml.
Catatan,- Untuk karbondioksida, cartridge udara dengan kapasitas air 50 ml setara dengan cartridge 28 g.
Perangkat elektronik portabel (termasuk peralatan medis) yang mengandung logam litium atau lithium ion atau baterai Perangkat elektronik portabel (jam tangan, mesin penghitung, kamera, telepon seluler, komputer laptop, perekam video, dll.) yang mengandung lithium atau lithium ion atau baterai harus diangkut sebagai bagasi kabin.
Apabila perangkat dibawa dalam bagasi tercatat, maka harus dilakukan tindakan untuk mencegah terjadinya aktivasi yang tidak disengaja.
Baterai cadangan harus dilindungi secara terpisah sehingga tidak terjadi hubungan arus pendek dan hanya dibawa dalam bagasi kabin saja.
Baterai dan sumber tenaga harus berupa tipe baterai yang memenuhi persyaratan pengujian di Bagian III, butir 38.3 pada UNManual of Tests and Criteria.
Pembatasan kandungan litium pada baterai lithium-metal atau rating watt-hour untuk baterai lithium-ion harus dipatuhi.
Persetujuan dari Badan Usaha Angkutan Udara dan Perusahaan Angkutan Udara Asing diperlukan untuk perangkat elektronik portabel yang mengandung baterai lithium ion dan baterai lithium ion cadangan yang melebihi rating Watt-hour 100 Wh namun tidak lebih dari 160 Wh.
Tidak diizinkan untuk mengangkut lebih dari 2 baterai cadangan yang dilindungi secara terpisah untuk tiap orang.
Baterai basah (fuel cells) Jenis, isi, pengangkutan dan penandaan baterai basah (fuel cells) digunakan untuk menyalakan perangkat elektronik portabel (jam tangan, mesin penghitung, kamera, telepon seluler, komputer laptop, perekam video, dll.) dan cartridge baterai basah (fuel cells) cadangan harus mengikuti ketentuan yang tercantum dalam ICAO Doc 9284.
Es kering (dry ice) Dengan persetujuan Badan Usaha Angkutan Udara dan Perusahaan Angkutan Udara Asing, es kering (dry ice) dalam jumlah tidak melebihi 2,5 kg per orang, jika

digunakan untuk mengemas barang/bahan mudah rusak tidak tunduk pada Instruksi ini, dengan syarat kemasan memungkinkan keluarnya gas karbondioksida.
Saat dibawa dalam bagasi tercatat, setiap paket harus ditandai:

a) “DRY ICE” atau “KARBON DIOKSIDA, SOLID”; dan

b) dengan berat bersih es kering (dry ice), atau indikasi bahwa berat bersih 2,5 kg atau kurang

Barometer atau termometer air raksa Dengan persetujuan Badan Usaha Angkutan Udara dan Perusahaan Angkutan Udara Asing, hanya sebagai bagasi kabin, sebuah barometer atau termometer air raksa yang dibawa oleh perwakilan biro cuaca pemerintah atau badan resmi serupa.
Barometer atau termometer tersebut harus dikemas dalam kemasan luar yang kuat, memiliki segel di dalamnya atau dalam tas anti bocor yang kuat dan terbuat dari bahan yang tidak bisa ditembus air raksa, yang akan mencegah keluarnya air raksa dari kemasan bagaimanapun posisinya.
Pilot in Command (PIC) harus diinformasikan mengenai barometer atau thermometer tersebut.
Peralatan yang mengandung bahan radioaktif Dengan persetujuan Badan Usaha Angkutan Udara dan Perusahaan Angkutan Udara Asing, sebagai bagasi kabin atau bagasi tercatat.
Peralatan yang mengandung bahan radioaktif tersebut tidak melebihi batas aktivitas yang ditentukan dalam ICAO Doc 9284 (misalnya peralatan untuk memantau kontaminasi kimia (Chemical agent monitor) dan / atau monitor alarm cepat dan perangkat identifikasi)
Pada saat dibawa oleh anggota Organization for the Prohibition of Chemical Weapons untuk perjalanan dinas, peralatan yang mengandung bahan radioaktif tersebut dikemas dengan aman dan tanpa baterai lithium
Lampu hemat energy Lampu hemat energi dalam kemasan dan ditujukan untuk kepentingan pribadi atau penggunaan di rumah.
Peralatan permeabilitas (permeation devices) untuk mengkalibrasi peralatan pemantauan kualitas udara Peralatan permeabilitas (permeation devices) untuk mengkalibrasi peralatan pemantauan kualitas udara hanya diperbolehkan dalam bagasi tercatat saja dan harus mematuhi ketentuan yang tercantum dalam ICAO Doc 9284.
Peralatan elektronik portabel yang mengandung baterai dengan konstruksi tertutup (non-spillable battery) Peralatan elektronik portabel yang mengandung baterai dengan konstruksi tertutup (non-spillable battery) harus sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Doc 9284
Baterai dengan konstruksi tertutup (non-spillable battery) cadangan Baterai dengan konstruksi tertutup (non-spillable battery) cadangan harus sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Doc 9284
Mesin pembakaran internal atau mesin untuk perangkat yang mengubah energi potensial kimia (energi yang tersimpan dalam ikatan molekul) menjadi energi listrik (fuel cells engines) Mesin harus mematuhi ketentuan yang tercantum dalam Doc 9284.
Spesimen yang tidak menular (noninfectious specimens) Spesimen yang tidak menular (noninfectious specimens) harus sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Doc 9284
Kemasan tertutup yang mengandung nitrogen cair berpendingin Kemasan tertutup yang mengandung nitrogen cair berpendingin harus sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Doc 9284
peralatan dengan jenis pengaman Dengan persetujuan Badan Usaha Angkutan Udara dan Perusahaan Angkutan Udara Asing.

Pada peralatan dengan jenis pengaman seperti koper khusus Atase, kotak uang, terdapat unsur barang berbahaya didalamnya, seperti baterai lithium atau bahan piroteknik (pyrotechnic material).
Apabila peralatan tersebut telah sesuai dengan spesifikasi yang tercantum dalam ICAO Doc 9284 maka hanya dapat diangkut sebagai bagasi tercatat saja.