Search

‘Adik Kandung’ Kali Biru : Pesona ‘Tangga Lantai Dua’ Jogja Bagian Selatan

‘Adik Kandung’ Kali Biru : Pesona ‘Tangga Lantai Dua’ Jogja Bagian Selatan

Yogyakarta, setiap sudutnya memang tak pernah kehabisan pesona. Semua hal yang membentang di Yogyakarta menjadi point penting bagi pecinta wisata dalam maupun luar negri. Semua titik wisatanya selalu membuat decak kagum bagi para pengunjungnya. Wisata yang paling diminati akhir-akhir ini adalah wisata alamnya. Berbagai wisata alam tersebar di seluruh kabupaten di penjuru Daerah Istimewa Yogyakarta ini. Wisata pantai Gunung Kidul,wisata curug (air terjun) di Kulon Progo,Bantul wisata kerajinan,Sleman wisata kuliner,dan Yogyakarta wisata sejarah. Dari berbagai jenis wisata yang tersebar di penjuru Daerah Istimewa Yogyakarta, ada satu lokasi yang kini mulai menjadi primadona baru destinasi wisata alam juga kuliner di Yogyakarta. Bagian mana itu?

Ya,setelah Gunung Kidul yang begitu populer dengan jajaran pantai pasir putihnya, Kulon Progo dengan air terjunnya, kini bagian selatan yaitu daerah Parangtritis yang kembali menjadi sorotan sebagai destinasi wisata alam baru. Bukan wilayah pantainya, namun lokasi desa wisata yang berkonsep alam yaitu Desa Wisata Watu Lumbung.

Desa Wisata Watu Lumbung mengusung konsep belajar dari alam dan dengan alam. Dengan lokasi yang cukup unik yaitu di perbukitan yang ada di daerah sebelah kretek jalan Parangtritis dan mudah dijangkau ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal. Ada yang menarik dari beberapa lokasi yang tersebar di Desa Wisata Watu Lumbung ini. Jika kita menuju Desa Wisata Watu Lumbung, kita akan disapa oleh komplek pertama yaitu “Alas Kuliner”. Alas Kuliner ini berkonsep family Trip and Education. Kenapa? Karena di lokasi ini, disediakan perpustakaan kecil yang terdapat buku-buku pengetahuan yang dapat dibaca oleh anak-anak. Kita juga bisa menyumbangkan buku sebagai donasi untuk perpustakaan tersebut. Selain itu,banyak keluarga yang berwisata dengan mengajak serta keluarganya untuk mengenalkan alam juga mengajarkan budaya membaca.

sumber : koranyogya.com

Desa Wisata Watu Lumbung mengajarkan kita untuk berbagi pengetahuan melalui buku. Sumber : koranyogya.com

Selain itu,lokasi ini menjadi fenomenal karena terdapat spot papan menara untuk melihat pemandangan sekitar melalui ketinggian,hampir seperti milik Kali Biru, Kulon Progo. Dua lokasi ini memiliki papan menara view yang disediakan lokasi wisata untuk memanjakan mata pengunjungnya. Kepopuleran Kali Biru ini menjadi yang pertama di Yogyakarta membuat Alas Kuliner, Bantul juga membuat spot yang sama. Selain lokasi yang strategis yang berada di perbukitan wilayah Parangtritis,alam yang sejuk juga sedap dipandang mata menjadi salah satu daya tarik pengunjung untuk melihat wilayah kretek dan sekitarnya hingga pantai Parangtritis dari ketinggian. Tak salah, apabila banyak wisatawan kini ‘beralih’ untuk mencoba sensasi baru melihat pemandangan dari ketinggian Yogyakarta bagian selatan.

IMG_20151227_103855

Timing yang sangat pas untuk menikmati alam di menara papan Alas Kuliner ini adalah sore menjelang matahari terbenam. Melihat sunset dari ketinggian dan dimanja angin sepoi-sepoi senja hari membuat siapapun yang berada di sana tak ingin segera beranjak. Apalagi dengan ditemani kopi panas dan gorengan juga quote “Sejauh apapun Mentari pergi, toh dia juga akan kembali ke peraduannya. Dan senja, adalah saat terbaik untuk ia kembali”. Sangat pas dan mengena.

Pergi ke sana ditemani sahabat,kekasih atau bahkan sendiri? Silahkan rencanakan sendiri wisata Anda di ‘adik kandung’ Kali Biru ini. Happy Trip Happy Soul ^^